SILABUS
SILABUS
A. Literasi Digital
1. Ringkasan materi Literasi Digital:
Modul 1-3: Pengenalan Literasi Digital dan Edukasi Penggunaan Teknologi
- Pengertian literasi digital: kemampuan menggunakan teknologi digital secara efektif dan efisien.
- Karakteristik literasi digital: kemampuan mencari, mengevaluasi, dan menggunakkan informasi digital.
- Edukasi penggunaan teknologi secara aman dan sesuai aturan perundangan ITE.
Modul 4-6: Alat dan Teknik Literasi Digital
- Google Classroom, Google Meet, dan Zoom: alat untuk pembelajaran dan komunikasi online.
- Searching engine Google dan Google Scholar: alat untuk mencari informasi akademik.
- Penggunaan PPT untuk presentasi: teknik untuk membuat presentasi yang efektif.
Modul 7-10: Pengembangan Konten Digital
- Pembuatan blog dan website: teknik untuk membuat konten digital yang menarik.
- Etika dalam komunikasi online: pentingnya menjaga etika dalam komunikasi online.
- Google App (Drive, Doc, Slide, Google Form, Sheet): alat untuk membuat dan mengedit konten digital.
- Mendeley: alat untuk mengelola referensi dan membuat daftar pustaka.
Modul 11-15: Kolaborasi dan Publikasi Konten Digital
- Kolaborasi online: teknik untuk bekerja sama dengan orang lain secara online.
- Membuat konten video: teknik untuk membuat video yang menarik.
- Editing video: teknik untuk mengedit video yang sudah dibuat.
- Publish video: teknik untuk mempublikasikan video yang sudah dibuat.
UTS
- Ujian tengah semester untuk menguji pemahaman materi.
- Pengertian literasi digital: kemampuan menggunakan teknologi digital secara efektif dan efisien.
- Karakteristik literasi digital: kemampuan mencari, mengevaluasi, dan menggunakkan informasi digital.
- Edukasi penggunaan teknologi secara aman dan sesuai aturan perundangan ITE.
Modul 4-6: Alat dan Teknik Literasi Digital
- Google Classroom, Google Meet, dan Zoom: alat untuk pembelajaran dan komunikasi online.
- Searching engine Google dan Google Scholar: alat untuk mencari informasi akademik.
- Penggunaan PPT untuk presentasi: teknik untuk membuat presentasi yang efektif.
Modul 7-10: Pengembangan Konten Digital
- Pembuatan blog dan website: teknik untuk membuat konten digital yang menarik.
- Etika dalam komunikasi online: pentingnya menjaga etika dalam komunikasi online.
- Google App (Drive, Doc, Slide, Google Form, Sheet): alat untuk membuat dan mengedit konten digital.
- Mendeley: alat untuk mengelola referensi dan membuat daftar pustaka.
Modul 11-15: Kolaborasi dan Publikasi Konten Digital
- Kolaborasi online: teknik untuk bekerja sama dengan orang lain secara online.
- Membuat konten video: teknik untuk membuat video yang menarik.
- Editing video: teknik untuk mengedit video yang sudah dibuat.
- Publish video: teknik untuk mempublikasikan video yang sudah dibuat.
UTS
- Ujian tengah semester untuk menguji pemahaman materi.
2. Video Referensi Literasi Digital
-
Digital Literacy-Whats digital literacy?
2. What is digital literacy?
3. Digital Literacy - Staying safe online
4. Penjelasan Lengkap Mengenai UU ITE - NET 24
5. Kalian Harus Tau! 10 Masalah Umum Komputer dan
Cara Mengatasinya
6. Cara Membuat Hardisk Kembali Berlari Kencang
(Desktop & Laptop) || 7 PERAWATAN
WAJIB KOMPUTER 2021
7. Digital Literacy – The virtual classroom
7. Digital Literacy – The virtual classroom
8. How to use Google Meet
9. Tutorial penggunaan Portal Akademik untuk Mahasiswa Baru Universitas Riau
10. Digital Literacy – Searching for information online
11. Google Scholar - Cara Mencari Referensi dan Sitasi Artikel, Buku, dan Jurnal by Aridhotul
Haqiyah
12. Tutorial : Cara Mudah Menghubungkan Researchgate dengan Google Scholar
13. Digital Literacy – Online collaboration
14. What is Mendeley?
15. How to use Mendeley Desktop, Web Importer & MS Word Plugin (Full Tutorial)
16. How to Design Effective Scientific Presentation || Dr. Dhika Prita Hapsari, SP, M.Si (2021)
17. Plagiarism: Lesson One
18. Digital literacy – Presentations
19. Digital Literacy – Troubleshooting
20. How to Make YouTube Videos on Your Phone START to FINISH!
21. Google Forms Full Tutorial From Start To Finish - How To Use Google Forms
22. Digital Literacy – Post-study
23. 1/2. Langkah mudah Pengecekan Plagiat Karya Ilmiah dengan Turnitin (Instructor) | Oktober
2020
24. 2/2. Langkah Mudah Pengecekan Plagiat Karya Ilmiah dengan Turnitin (Akun Student) |
Okotober 2020
25. Ragam Penyimpangan Karya Ilmiah di Indonesia oleh Dr. Lukman (Agustus 2020) || Dosen
Wajib Tahu!
26. 18/22. How to make an impactful online questionnaire for a research.
27. Kiat-Kiat Menjadi seorang Youtuber Cerdas
28. Create Custom Youtube URL refer to your name
[Youtuber has to know!!!] New 2020
29. Create Youtube video chapter [Youtuber must know!!!] Latest July 2020
30. Kiat-Kiat Menjadi seorang Youtuber Cerdas
31. Belajar Bikin Video dari Nol
32. 1/2. Video Editing dengan Kinemaster untuk tingkat pemula
33. 2/2. Video Editing dengan Kinemaster untuk tingkat pemula
34. Digital Literacy – Online collaboration
35. 1/2. Intermediate G-Suites Workshop for Riau University Lecturer 2020 | Session 1
36. 2/2. Workshop G-Suites Intermediate Dosen-Dosen Universitas Riau 2020 || Sesi 2
37. Cara Membuat Slide Isi Presentasi PowerPoint yang Cantik Menawan
38. Kolaborasi File Tugas dengan Guru / Dosen
3. Silabus Literasi Digital
Mata Kuliah: Literasi Digital
Kode: UNR-1001
Bobot: 1 SKS
Program Studi: S1 Teknik Sipil, Universitas Riau
Metode Pembelajaran: Daring
Evaluasi:
Tugas: 40%
UTS: 30%
UAS: 30%
Minimal nilai kelulusan: B
Kode: UNR-1001
Bobot: 1 SKS
Program Studi: S1 Teknik Sipil, Universitas Riau
Metode Pembelajaran: Daring
Evaluasi:
Tugas: 40%
UTS: 30%
UAS: 30%
Minimal nilai kelulusan: B
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
1. CPMK-1: Mendefinisikan konsep dan menjelaskan manfaat literasi
digital.
2. CPMK-2: Menggunakan media dan aplikasi online dalam membuat presentasi, survei, dan video.
3. CPMK-3: Menerapkan nilai, norma, dan etika akademik dalam pemanfaatan literasi digital.
2. CPMK-2: Menggunakan media dan aplikasi online dalam membuat presentasi, survei, dan video.
3. CPMK-3: Menerapkan nilai, norma, dan etika akademik dalam pemanfaatan literasi digital.
Rincian Materi dan Evaluasi
Minggu 1
Sub CPMK: Memahami Pengertian Literasi Digital
Materi Pembelajaran: Pengertian dan karakteristik literasi digital.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 1
Sub CPMK: Memahami Pengertian Literasi Digital
Materi Pembelajaran: Pengertian dan karakteristik literasi digital.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 2
Sub CPMK: Memahami penggunaan literasi digital secara aman
Materi Pembelajaran: Edukasi penggunaan teknologi secara aman sesuai UU ITE.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 3
Sub CPMK: Memahami cara mengatasi masalah dalam penggunaan komputer
Materi Pembelajaran: Masalah umum dalam penggunaan komputer.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 4
Sub CPMK: Menggunakan Virtual Classroom dan Portal Akademik UNRI
Materi Pembelajaran: Google Classroom, Google Meet & Zoom.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 5
Sub CPMK: Mencari Informasi Secara Online
Materi Pembelajaran: Searching Engine Google dan Academic Information (Google Scholar, ResearchGate).
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 6
Sub CPMK: Membuat Slide PPT untuk presentasi
Materi Pembelajaran: Penggunaan Slide PPT untuk presentasi.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 7
Sub CPMK: Membuat Blog dan Website
Materi Pembelajaran: Struktur penyajian blog dan website menggunakan Blogspot.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas kelompok.
Minggu 8
Sub CPMK: UTS
Materi Pembelajaran: Evaluasi materi 1 - 7.
Metode Pembelajaran: Ujian Tengah Semester (Online).
Minggu 9
Sub CPMK: Melakukan komunikasi online dan memahami bahaya plagiasi
Materi Pembelajaran: Etika dalam komunikasi online dan cek kemiripan teks.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 10
Sub CPMK: Menggunakan Aplikasi Google dalam menyimpan data pembelajaran
Materi Pembelajaran: Google Apps (Drive, Docs, Slides, Forms, Sheets).
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 11
Sub CPMK: Menggunakan Aplikasi Mendeley dalam karya ilmiah
Materi Pembelajaran: Mendeley Application.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 12
Sub CPMK: Melakukan kerja sama tim secara online
Materi Pembelajaran: Kolaborasi Online.
Metode Pembelajaran: Praktik presentasi, tugas kelompok.
Minggu 13
Sub CPMK: Merancang dan membuat video/Youtube
Materi Pembelajaran: Membuat konten video.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 14
Sub CPMK: Mengedit video singkat
Materi Pembelajaran: Editing Video.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, tugas mandiri.
Minggu 15
Sub CPMK: Mengunggah video ke website atau Youtube
Materi Pembelajaran: Publish Video.
Metode Pembelajaran: Menelaah video, diskusi.
Minggu 16
Sub CPMK: UAS
Materi Pembelajaran: Evaluasi materi 9 - 15.
Metode Pembelajaran: Ujian Akhir Semester (Online).
4. Buku Acuan Literasi Digital
1. Panduan Pratikal Membuat Blog dan WordPress karya Hendra Taufik &
Yustina
✅ Membuat akun dan mengatur blog
✅ Memilih template yang menarik
✅ Menulis artikel yang SEO-friendly
✅ Mengoptimalkan blog agar lebih profesional
Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini cocok untuk pemula yang ingin memulai blogging secara serius.
📌Dapatkan bukunya
disini
2. Buku Panduan Praktikal Menggunakan Classroom karya Yustina
& Hendra Taufik
Buku ini bisa menjadi referensi yang sangat berguna dan
memberikan panduan lengkap mulai dari cara membuat kelas, memberikan tugas,
hingga menilai hasil belajar siswa.
B. Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
1. Ringkasan Materi
Pendidikan Kewarganegaraan membahas tentang hak dan
kewajiban warga negara serta bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam mata kuliah ini, kita mempelajari
pentingnya identitas nasional dalam membangun karakter bangsa dan bagaimana
integrasi nasional berperan dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Selain itu, kita juga memahami bagaimana konstitusi dan norma hukum menjadi dasar dalam sistem pemerintahan, serta bagaimana hak dan kewajiban warga negara harus berjalan seimbang dalam demokrasi yang berlandaskan musyawarah untuk mufakat. Demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan sistem demokrasi lain di dunia.
Selain itu, kita juga memahami bagaimana konstitusi dan norma hukum menjadi dasar dalam sistem pemerintahan, serta bagaimana hak dan kewajiban warga negara harus berjalan seimbang dalam demokrasi yang berlandaskan musyawarah untuk mufakat. Demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan sistem demokrasi lain di dunia.
Kita juga belajar tentang wawasan nusantara, yang bukan hanya sekadar konsep, tetapi juga cara pandang dalam menghadapi dinamika global. Ketahanan nasional dan bela negara menjadi aspek penting, terutama dalam menghadapi berbagai ancaman seperti korupsi, terorisme, radikalisme, serta rendahnya kesadaran pajak dan maraknya perundungan.
Dari semua materi ini, kita semakin sadar bahwa sebagai warga negara, kita memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan ikut serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
2. Video Referensi Pendidikan Kewarganegaraan
1. Materi Dasar Pendidikan Kewarganegaraan
2. Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan 1
3. Pengantar Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi
4. Landasan, Ruang Lingkup, dan Objek Pendidikan Kewarganegaraan
5. Modul 1 Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Terbuka
1. Identitas Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan
Kode Mata Kuliah: -
Bobot SKS: 2 SKS
Program Studi: -
Semester: -
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Dra. Rd. Siti Sofro Sidiq, M.Si
2. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai hak dan kewajiban warga negara, nilai-nilai demokrasi, konstitusi, serta wawasan nusantara dalam menjaga keutuhan NKRI. Mahasiswa akan menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa, serta memahami isu-isu kontemporer seperti korupsi, radikalisme, dan ketahanan nasional.
3. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan konsep dan urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Menganalisis esensi dan urgensi identitas nasional dalam membangun karakter bangsa.
- Memahami pentingnya integrasi nasional dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
- Mengevaluasi nilai dan norma konstitusional dalam UUD NRI 1945.
- Menjelaskan hubungan hak dan kewajiban warga negara dalam sistem demokrasi.
- Memahami konsep demokrasi Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD NRI 1945.
- Menganalisis dinamika historis konstitusional dan konteks kontemporer penegakan hukum.
- Mengkaji wawasan nusantara sebagai konsepsi kebangsaan dalam hubungan internasional.
- Mengidentifikasi tantangan ketahanan nasional dan bela negara dalam membangun komitmen kebangsaan.
- Mengembangkan solusi terhadap permasalahan bangsa seperti korupsi, terorisme, dan radikalisme.
4. Pokok dan Sub-Pokok Bahasan
Mata kuliah ini mencakup beberapa topik utama yang akan dibahas setiap minggunya:
1. Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan
2. Identitas Nasional dan Karakter Bangsa
3. Integrasi Nasional dan Kesatuan Bangsa
4. Konstitusi dan Norma Hukum
5. Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Demokrasi
6. Demokrasi Pancasila
7. Dinamika Historis Konstitusional
8. Wawasan Nusantara dalam Hubungan Internasional
9. Ketahanan Nasional dan Bela Negara
10. Permasalahan Bangsa: Korupsi, Terorisme, dan Radikalisme
Mata kuliah ini mencakup beberapa topik utama yang akan dibahas setiap minggunya:
1. Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan
2. Identitas Nasional dan Karakter Bangsa
3. Integrasi Nasional dan Kesatuan Bangsa
4. Konstitusi dan Norma Hukum
5. Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Demokrasi
6. Demokrasi Pancasila
7. Dinamika Historis Konstitusional
8. Wawasan Nusantara dalam Hubungan Internasional
9. Ketahanan Nasional dan Bela Negara
10. Permasalahan Bangsa: Korupsi, Terorisme, dan Radikalisme
5. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini meliputi:
- Ceramah
- Diskusi Kelompok
- Studi Kasus
- Presentasi
6. Evaluasi dan Penilaian
Penilaian dalam mata kuliah ini dilakukan melalui beberapa komponen:
- Partisipasi Kelas: 10%
- Tugas Individu/Kelompok: 20%
- Quiz/Kuis: 10%
- Ujian Tengah Semester (UTS): 30%
- Ujian Akhir Semester (UAS): 30%
4. Buku Acuan Pendidikan Kewarganegaraan
- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (2016). Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Umum Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta.
- Sulaiman (2016). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Banda Aceh: Pena.
- Sarbaini & Akhyar (2013). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi: Membina Karakter Warga Negara yang Baik. Yogyakarta: Universitas Lambung Mangkurat.
-
Ansori, M.H, et al. (2019). Memberantas Terorisme di Indonesia: Praktik,
Kebijakan dan Tantangan. Jakarta: The Habibie Center.
C. Mata Kuliah Budaya Melayu
1. Ringkasan Materi Budaya Melayu
1. Pengertian Budaya Melayu
Budaya Melayu merupakan sistem nilai, adat istiadat, seni, bahasa, dan kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat Melayu. Budaya ini memiliki akar yang kuat dalam sejarah, agama Islam, serta pengaruh dari berbagai peradaban seperti India, Arab, dan Eropa.
Budaya Melayu merupakan sistem nilai, adat istiadat, seni, bahasa, dan kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat Melayu. Budaya ini memiliki akar yang kuat dalam sejarah, agama Islam, serta pengaruh dari berbagai peradaban seperti India, Arab, dan Eropa.
2. Sejarah dan Perkembangan Budaya Melayu
Asal usul dan diaspora Melayu menunjukkan bahwa masyarakat Melayu tersebar di berbagai wilayah, seperti Indonesia (terutama Riau dan Sumatra), Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand Selatan. Perkembangan budaya ini juga erat kaitannya dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya, Malaka, Siak, dan Riau-Lingga yang memiliki peran penting dalam perdagangan serta penyebaran agama Islam.
3. Adat Istiadat dan Kehidupan Sosial
Sistem adat Melayu berlandaskan prinsip 'adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah', yang berarti hukum adat selalu berpedoman pada ajaran Islam. Dalam kehidupan sosial, adat istiadat mencakup berbagai upacara tradisional, seperti Tepuk Tepung Tawar dalam kelahiran, prosesi pernikahan adat, hingga tata cara pemakaman. Selain itu, kepemimpinan dalam masyarakat Melayu dipegang oleh tokoh adat seperti datuk atau penghulu yang berfungsi menjaga tradisi dan norma sosial.
4. Bahasa dan Sastra Melayu
Bahasa Melayu menjadi dasar bagi bahasa Indonesia dan memiliki berbagai dialek yang berkembang di berbagai daerah. Sastra Melayu terdiri dari dua bentuk utama, yaitu sastra lisan seperti pantun, syair, dan gurindam, serta sastra tulisan seperti Hikayat Hang Tuah dan Gurindam Dua Belas. Adab berbahasa sangat dijunjung tinggi dalam budaya Melayu, di mana penggunaan bahasa memiliki tingkatan mendaki, mendatar, dan menurun yang disesuaikan dengan lawan bicara.
5. Seni dan Kebudayaan Melayu
Seni dan budaya Melayu tercermin dalam berbagai bentuk ekspresi, seperti tari tradisional Zapin, Randai, dan Wayang Kulit Melayu. Dalam bidang musik, instrumen seperti kompang, gambus, dan rebana sering digunakan dalam acara adat. Seni rupa Melayu juga kaya akan ukiran dan motif khas yang dapat ditemukan pada rumah panggung tradisional yang mencerminkan nilai-nilai filosofis masyarakat Melayu.
6. Ekonomi dan Etos Kerja Melayu
Sistem ekonomi masyarakat Melayu dikenal dengan konsep Tapak Lapan, yang berbasis pada perdagangan, pertanian, dan perikanan. Selain itu, ekonomi kreatif juga berkembang melalui berbagai produk kerajinan tangan, seperti batik Melayu, serta kuliner khas seperti Lempuk Durian dan Gulai Patin. Etos kerja masyarakat Melayu menekankan prinsip kejujuran, gotong royong, dan keberkahan dalam usaha.
7. Tantangan dan Pelestarian Budaya Melayu
Di era globalisasi, budaya Melayu menghadapi tantangan besar dalam menjaga tradisi dan identitasnya. Modernisasi membawa perubahan dalam pola hidup masyarakat, yang menyebabkan beberapa nilai dan adat mulai luntur. Untuk melestarikan budaya ini, berbagai upaya dilakukan, seperti pendidikan muatan lokal, penyelenggaraan festival budaya, serta dokumentasi nilai-nilai tradisional agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
2. Video Referensi Budaya Melayu
1. Tari Zapin: Tari Tradisional yang populer di Riau
2. Rumah Adat Melayu Riau sebagai Budaya Melayu
3. Silabus Budaya Melayu Riau
1. Identitas Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah: Budaya Melayu
Kode Mata Kuliah: UNR1103
Jumlah SKS: 2 SKS
Semester: 2
Program Studi: Pendidikan Bahasa Jepang
Fakultas: Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dosen Pengampu: Zuli Laili Isnaini, S.S., M.A.
Nama Mata Kuliah: Budaya Melayu
Kode Mata Kuliah: UNR1103
Jumlah SKS: 2 SKS
Semester: 2
Program Studi: Pendidikan Bahasa Jepang
Fakultas: Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dosen Pengampu: Zuli Laili Isnaini, S.S., M.A.
2. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
- Mampu mengumpulkan informasi nilai-nilai budaya Melayu.
- Mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan.
- Mampu memahami sejarah, kebiasaan hidup, karya, dan ekspresi budaya Melayu.
- Memiliki pengetahuan tentang isu-isu terkini yang berkaitan dengan budaya Melayu.
- Mampu mengidentifikasi dan memformulasikan budaya Melayu dalam kehidupan sehari-hari.
- Mampu menerapkan pemikiran kritis dan inovatif dalam pengembangan budaya Melayu.
- Memiliki kesantunan dalam budaya Melayu.
- Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
- Mengidentifikasi sejarah budaya Melayu.
- Memahami peran perempuan dan kesetaraan gender dalam budaya Melayu.
- Memahami adat istiadat, sistem kepemimpinan, dan siklus kehidupan dalam budaya Melayu.
- Mengenali ekspresi budaya Melayu dalam seni, bahasa, dan tradisi lisan.
- Menginternalisasi sikap amanah dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
3. Struktur Materi dan Pembelajaran
Materi yang dipelajari mencakup
sejarah dan diaspora Melayu, adat istiadat, bahasa dan sastra, seni dan
budaya, ekonomi, serta tantangan dalam pelestarian budaya Melayu. Pembelajaran
dilakukan melalui ceramah, diskusi, presentasi, studi kasus, observasi budaya,
serta ujian tertulis. Evaluasi dilakukan melalui tugas individu, tugas
kelompok, laporan observasi, dan ujian tengah serta akhir semester.
4. Media dan Sumber Belajar
Media Pembelajaran
- Perangkat Lunak: Google Classroom, Zoom, WhatsApp Group, Email.
- Perangkat Keras: Laptop, Smartphone, Buku, Modul.
4. Buku Acuan Budaya Melayu Riau
1. Effendy, Tenas. Tunjuk Ajar Melayu. Pekanbaru: Yayasan Tenas Effendy,
2004.
2. Elmustian, dkk. Ensiklopedia Kebudayaan Melayu Riau. Pusat Penelitian Kebudayaan
2. Elmustian, dkk. Ensiklopedia Kebudayaan Melayu Riau. Pusat Penelitian Kebudayaan
dan Kemasyarakatan, 2012.
3. Hamidy, U.U. Orang Melayu di Riau. Pekanbaru: UIR Press, 1996.
4. Lembaga Adat Melayu Riau. Buku Sumber Pegangan Guru Pendidikan Budaya Melayu
3. Hamidy, U.U. Orang Melayu di Riau. Pekanbaru: UIR Press, 1996.
4. Lembaga Adat Melayu Riau. Buku Sumber Pegangan Guru Pendidikan Budaya Melayu
Riau. Pekanbaru: 2017.
Komentar
Posting Komentar